Tuesday, 14 February 2012

Di Saat Aku Mendakapmu dan Menciummu

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
aku rasa dekatnya aku denganmu
benarlah, kamu sahabatku
yang kasihnya ku titip
demi redhaNya Yang Esa.

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
aku kurang merasa serba salah
kerna ku tahu
Rasulku pun pernah mendakap
juga mencium sahabatnya.


Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
bukan hajatku mewujud fitnah
dan menayang perikalu salah
setelah bermuhasabah
rupanya itu dikenang sebagai sunnah.

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
Demi Allah
aku menyayangi seorang kamu
dan dirimu ini ku hormati
kerna baik pekerti dan budi.

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
tiada diharap balasan
cukuplah diriku mengasihimu
maka hilanglah terhadapmu kedengkian
dan kebencian.

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
di muara hati
aku telah memaafkanmu
dan berharap seorangku
aku dimaafkan oleh dirimu.

Di saat aku mendakapmu
dan menciummu
jauh ku mengerti
bahawa doa wahana setinggi kasih
maka doakan bersama
semoga Allah
mengasihiku dan mengasihimu.

Perumahan Hospital Tuaran, Sabah.
Selasa, 14 Februari 2012, jam 1.01 pagi.

0 comments:

Post a Comment