Sunday, 15 November 2009

Inilah Diriku Hakiki

"Andai takdir diriku turun ke dunia
Ingin ku hidup aman dan merdeka
Andai takdir ajal menanti tiba
Ingin ku pergi damai dan merdeka..."

(buat teman)

Jangan kalian terpegun
andai ku akui
bahawa inilah diriku hakiki
kepelikan diri bahan kalian terpegun
inilah kejadian Tuhan.

Jangan kalian membenci
andai kusakiti hati
atau terkhilaf atau terlupa diri
seluruh insan tak bisa lari dari khilaf dan silap
inilah takdir Tuhan.

Tiada diriku pinta dicontohi
andai diri dipuji tertinggi akan keperkasaan diri
kerna aku ini kalian jua, hamba Tuhan
jauh di sudut hati kesempurnaan insani
Maha Sempurnalah Tuhan tersuci.

"Jangan jauh dari Bahasa Tuhan!" pesanku.
"Bahasa Tuhan" manakan berpenghujung
di alam ukhrawi pun masih berbahasa Tuhan
takkan di duniawi kalian membenci
walhal Islam kita, berbahasa Tuhan...

Di sini, aku tak berabang, beradik
kerna kelilingkulah abang, kawan, adik
yang berjalan mencari hidayah yang sama
mencari jalan bahagia
bahaya aku khususi insan terpuji

Kebaikanku usah kalian syukuri
kerna kalau kalian menerimaku
sepantasnya aku sajalah mensyukuri
kerana menerima aku yang lemah
lemah ke hadrat Tuhan
tuntas ku menerimamu seperti kehendakku.

"Usah dendam berpanjangan
Maafkan kesalahan insan
Begitu ajaran Tuhan."

Asrama Putera, SMKA Inanam, Kota Kinabalu, Sabah.
Khamis, 12 November 2009, jam 11.10 malam.

0 comments:

Post a Comment